Final Piala Dunia 2018 Sajikan Pertempuran Kroasia dan Prancis

Untuk Pertama kalinya Kroasia berhasil melaju ke final Piala Dunia, setelah mereka kalahkan Inggris 2-1 di semifinal yang diadakan di Stadion Luzhniki, Moskow. Babak final Fiala Dunia akan menyajikan Kroasia melawan Prancis pada hari Minggu (15/07). Dalam bursa taruhan bola saat ini keduanya sama-sama kuat.

Gol pembuka semifinal antara Kroasia dan Inggris terjadi hanya lima menit setelah pertandingan dimulai. Gol tersebut tercipta dari tendangan bebas Kieran Trippier yang masuk ke pojok atas gawang Kroasia, jauh dari jangkauan penjawa gawang.

“Kedua tim belum benar-benar mendalami pertandingan tetapi Kieran Trippier memberikan dorongan dan memacu pertandingan. Sudut tendangannya menakjubkan dan penjaga gawangnya jauh dari bola. Permulaan yang baik bagi Inggris,” kata mantan pemain Inggris, Chris Waddle.

Namun, Kroasia berhasil samakan kedudukan melalui gol yang dicetak Ivan Perisic pada menit ke-68. Memanfaatkan umpan dari Sime Vrsaljko, lalu Perisic yang bermanuver di antara Kieran Trippier dan Kyle Walker. Ketika Walker berusaha menyundul bola, Perisic menyambarnya.

Kroasia berhasil mencetak gol kedua di menit ke-109 pada babak penambahan waktu, melalui aksi Mario Mandzukic, gol tersebut sekaligus mengantarkan Kroasia ke final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah.

Di babak pertama, Inggris sebenarnya memiliki peluang untuk menambah gol, namun para pemain Kroasia yang lebih berpengalaman bermain lebih tangguh.

Meski kalah, Inggris tetap mendapat pujian dari para pendukung yang mengaku bangga atas kekuatan tim muda di bawah asuhan Gareth Southgate tersebut.

Suarez Ungkapkan Uruguay Tidak Hanya Cavani

 

 

 

Clubgodoycruz.com – Pemain penyerang timnas Uruguay, Luis Suarez tidak menggantungkan timnya kepada sosok Edinson Cavani. Uruguay akan melawan Prancis pada pertandingan babak delapan besar Piala Dunia 2018 yang akan dilangsungkan pada Jumat (6/7/2018) WIB.

Pada pertandingan itu, Uruguay akan bermain tanpa adanya Cavani yang mengalami cedera. Padahal, penyerang Paris Saint Germain itu (PSG) itu merupakan mesin pencetak gol paling banyak bagi Uruguay di Piala Dunia 2018 dengan menyumbangkan tiga gol.

“Segalanya tidak tergantung hanya kepada satu pemain. Uruguay telah menunjukkan kami tergantung kepada kolektivitas di atas lapangan,” ungkap Suarez.

Tidak hadirnya Cavani pastinya akan mengurangi kekuatan Uruguay. Dan kemungkinan pelatih Uruguay, Oscar Washington Tabarez akan mengandalkan Suarez yang cukup tajam seperti Cavani.

Tetapi Suarez mengatakan akan ada pemain lain yang dapat lebih baik dibandingkan Cavani yang akan bermain nanti. “Ini Piala Dunia dan penampilan Cavani sangat penting, tetapi ada pemain lain yang bisa melakukan hal yang sama dan kami harap bisa lebih baik darinya,” tutur Suarez.

Selanjutnya, Suarez memberikan pujian terhadap Cavani dengan mengatakan dia merupakan pemain yang penting di tim. Suarez juga mengatakan Cavani sudah dapat memperlihatkan penampilannya pada setiap pertandingan.

“Dua gol yang dicetaknya, kerja sama tim yang dimiliki, dan kehadirannya, semuanya itu penting,” katanya.

Cavani mengalami cedera ketika Uruguay mengalahkan Portugal pada babak 16 besar Piala Dunia 2018.

Ekspektasi Suppoter yang Tinggi Bukan Menjadi Beban Bagi Timnas Brasil di Piala Dunia

 

 

 

Clubgodoycruz.com – Pelatih Brasil, Tite mengatakan skuadnya tidak merasa dibebani dengan ekspektasi tinggi para pendukung untuk mendapatkan juara Piala Dunia 2018. Namun, dia mengaku anak asuhnya menanggapi dengan positif ekspekstasi tersebut.

“Kami menerima harapan, tetapi tim ini telah membuat ekspektasi tinggi karena mereka bermain baik di sesi kualifikasi dan laga persahabatan,” tutur Tite.

Brasil berhasil lolos ke Piala Dunia 2018 dengan pembukuan yang cukup meyakinkan. Mereka tidak dikalahkan pada periode kualifikasi zona Amerika Selatan (CONMEBOL).

Pada fase grup, Brasil sempat tampil tidak terlalu baik pada pertandingan awal fase grup Piala Dunia 2018. Brasil bertahan imbang dengan skor 1-1 dari Swiss. Performa Brasil mulai membaik pada pertandingan kedua dengan mengalahkan Kosta Rika dengan skor 2-0. Dan pada akhir pertandingan fase grup, Brasil berhasil memenangkan pertandingan melawan Serbia dengan 2-1.

Tite mengungkapkan atmosfer pertandingan kualifikasi dan persahabatan sangat berbeda dengan Piala Dunia. Sehingga bermain dengan gemilang bukan hal yang mudah bagi pemain Brasil di Piala Dunia 2018.

“Saya ingin mereka bermain melawan Kroasia dan Austria di laga persahabatan. Tetapi Piala Dunia punya karakter berbeda,” tutur Tite.

“Ada ekspektasi besar, tetapi kami berevolusi dan beradaptasi dengan itu,” imbuhnya.

Brasil akan bertanding dengan Meksiko pada babak 16 besar nantinya.

Pelatih Jerman Terkejut Timnya Tersisih dari Piala Dunia 2018

 

 

 

Clubgodoycruz.com – Jerman harus terdepak dari putaran Piala Dunia 2018 setelah dikalahkan oleh Korea Selatan dengan skor 0-2 di pertandingan terakhir Grup F, Rabu (27/6). Pelatih Jerman Joachim Low juga merasa terkejut dengan hasil tersebut.

Jerman memerlukan kemenangan untuk dapat melaju babak selanjutnya. Tetapi, hasil buruk melawan Korea Selatan ini menggagalkan harapan Mesut Ozil dan kawan-kawan.

Terlebih pada waktu yang sama, Swedia memenangkan pertandingan melawan Meksiko dengan skor 3-0. Keadaan tersebut menyebabkan Jerman menjadi juru kunci klasemen akhir Grup F Piala Dunia 2018 lantaran hanya memperoleh tiga poin.

Sementara Swedia menjadi pemenang grup lantaran mengoleksi enam poin. Mereka hanya unggul selisih satu gol atas Meksiko yang menempati urutan kedua.

“Saya kaget dengan hasil ini. Saya terkejut karena Jerman tidak bisa keluar dari tekanan, mengalahkan Korea Selatan, dan takluk pada laga ini. Sebelumnya, kami merasa bisa melaju ke babak 16 besar Piala Dunia 2018,” ungkap Low.

“Bagaimana cara kami bisa pergi lebih dini dari Rusia? Kami harus membicarakannya dengan tenang. Menurut saya masih terlalu dini untuk mengatakan sesuatu. Ini akan membutuhkan waktu beberapa jam untuk menyelesaikannya dan saya sangat kecewa dengan kekalahan ini,” ujarnya.

“Ini telah terjadi pada negara lain sebelumnya. Kami hanya perlu menarik kesimpulan yang benar dan membuatnya lebih baik pada masa mendatang. Pada saat ini sulit untuk mengatakan mengapa kami bisa tersingkir,” ungkap Low.

“Kami sangat kecewa karena tersingkir di babak ini. Kami tidak pantas memenangi memenangi Piala Dunia sekali lagi. Kami tidak layak untuk maju ke 16 besar,” ucapnya.

“Apakah saya berpikir hasil ini akan membawa era kelam di sepak bola Jerman? Tentu tidak. Saya tidak berpikir begitu. Saya pikir kami memiliki pemain muda yang sangat berbakat, dan beberapa memiliki potensi untuk berkembang,” pungkasnya.

Kane Inginkan Timnas Inggris Move On dari Kegagalan di Masa Lalu

 

 

 

Clubgodoycruz.com –  Harry Kane meminta kepada Timnas Inggris untuk move on dari ketidakberhasilan mereka di Piala Dunia empat tahun lalu. Dia meyakini Timnas Inggris memiliki kualitas yang mumpuni sebagai juara untuk tahun ini.

Timnas Inggris telah lebih dari 50 tahun tidak memperoleh gelar. Mereka terakhir kali menjadi juara pada tahun 1966. Setelah itu prestasi terbaik mereka ketika Piala Dunia tahun 1990 yang ketika itu The Three Lions berada dikedudukan keempat.

“Hal paling utama adalah kami harus yakin bahwa tahun ini berbeda. Berat memang karena kami tak pernah juara dalam waktu yang lama,” tutur Kane.

“Tetapi kami harus fokus pada kekuatan sendiri. Kami tak perlu khawatir dengan penampilan timnas Inggris di masa lalu,” imbuhnya.

Kane mengatakan kekuatan timnas Inggris sendiri untuk tahun ini yakni dengan banyaknya pemain muda. Sehingga tidak terlalu terbebani untuk tampil gemilang di Rusia.

Inggris mempunyai modal yang bagus selama Kualifikasi Piala Dunia 2018. Bukan hanya itu, pada dua pertandingan uji coba terakhir Timnas Inggris memenangkan pertandingan melawan Nigeria dan Kosta Rika.

“Kami punya identitas tersendiri dan akan menikmati laga. Kami sudah tak sabar untuk bertanding,” tuturnya.

Inggris terhimpun dalam Grup G di putaran Piala Dunia 2018 dan akan menghadapi Belgia, Tunisia, dan Panama.

“Kami mungkin sedikit keletihan usai menjalani musim. Namun pelatih selalu menegaskan agar bermain lepas,” pungkasnya.

Neymar Merasa Ketakutan Jelang Piala Dunia 2018

 

 

 

Clubgodoycruz.com – Pemain bintang Paris Saint Germain (PSG), Neymar merasa ketakutan dengan keadaan cedera yang dideritanya. Dia merasa khawatir persiapan menuju Piala Dunia 2018 akan terganggu.

Telah diketahui, Neymar mengalami cedera pada kakinya ketika membela PSG sekitar tiga bulan silam. Mulanya, Neymar menderita cedera kaki yang mengharukan kakinya dioperasi pada Februari lalu.

Tetapi, pada akhir bulan April lali, dia didiagnosis kembali menalami cedera, dirinya menderita masalah tendon achilles.

Dari dua cedera yang dialaminya, Neymar harus absen selama empat bulan dari lapangan hijau. Hal tersebut menyebabkan dirinya merasa takut lantaran tidak dapat melakukan persiapan yang matang sebelum melakukan Piala Dunia 2018 bersama timnas Brasil.

“Ini adalah masa-masa sulit bagi saya. Salah satu momen paling sulit yang pernah saya jalani. Saya tahu semua orang sedang nervous saat ini, tapi tak ada yang lebih galau daripada saya ketika harus kembali bermain. Tak ada yang lebih takut dari saya,” kata Neymar.

Neymar merasa beruntung lantaran orang yang disekitarnya selalu mendukungnya. Dia mempertimbangkan banyak hal bersama-sama, dia juga merasa takut untuk kembali merumput. Neymar diperkirakan akan dapat merumput kembali pada akhir bulan Juni nanti.

“Semua orang selalu memberikan dukungan dan saya merasakannya terus-menerus. Dukungan mereka semua membuat saya bahagia dan mampu menjalani tugas sehari-hari dan juga untuk menghadapi stres. Ada jutaan hal yang masuk ke pikiran saya saat ini. Saya ketakutan.” ungkapnya.

Janne Andersson Ungkap Kesempatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2018

 

 

Clubgodoycruz.com – Pelatih tim nasional Swedia, Janne Andersson membicarakan mengenai kesempatan Zlatan Ibrahimovic untuk bermain pada putaran final Piala Dunia 2018. Andersson mengungkapkan pemain berusia 36 tahun itu belum menghubunginya terkait hal tersebut.

Ibrahimovic sebelumnya memang telah memutuskan untuk pensiun dari kompetisi level internasional setelah ajang Piala Eropa 2016 lalu. Tetapi, Ibrahimovic mengungkapkan pada sebuah acara televisi bahwa dirinya menginginkan untuk membela timnas Swedia kembali.

“Ibrahimovic belum mengatakan kepada saya bila ingin bermain di Piala Dunia 2018. Jika telah membuat keputusan, dia bisa menghubungi saya dan membicarakan soal itu,” ungkap Andersson.

“Pada akhirnya, saya adalah pelatih dan pembuat keputusan akhir. Saat ini, saya lebih memikirkan hal lain ketimbang soal keinginan Ibrahimovic,” imbuh Andersson.

Swedia berhasil lolos pada putaran final Piala Dunia 2018 setelah menyisihkan Italia pada play-off zona Eropa. Sepanjang kualifikasi dan play-off, Swedia sama sekali tidak diperkuat oleh Ibrahimovic yang saat ini mengenakan seragam Los Angeles Galaxy.

Piala Dunia 2018 Nanti, Tak Akan Ada Wasit dari Liga Inggris

FIFA akhirnya merilis daftar dari pengadil lapangan yang bakal bertugas di Piala Dunia 2018. Menariknya lagi tak terdapat satu pun wasit Liga Inggris pada perhelatan akbar itu.

Pada daftar ini, betdeal.com total terdapat 36 wasit dan 63 asisten dari 46 negara yang berbeda yang akan ditugaskan di Rusia pada musim panas yang akan datang.

Absennya wasit dari Liga Inggris tentu saja jadi sorotan. Terlebih lagi Liga Inggris selalu mengklaim jika kompetisi terbaik di dunia.

Dan lebih jauh lagi, di Piala Dunia 2018 nanti tak bakal terdapat wasit yang berasal dari Britania Raya. Ini jadi Piala Dunia pertama tanpa adanya kedatangan ofisial asal Britania Raya sejak 1938 atau 80 tahun silam.

Sebenarnya Mark Clatterburg sempat masuk kedalam kandidat wasit Piala Dunia 2018. Tapi keputusan Clatterburg untuk dapat meninggalkan Premier League & bekerja di Arab Saudi membuat posisinya lenyap.

Federasi sepakbola Inggris FA juga sempat mengajukan permintaan untuk dapat mengganti Clatterburg dengan wasit lain, namun permintaan ini langsung ditolak oleh FIFA.

Paul Pogba Dipercaya Akan Bermain Gemilang di Piala Dunia 2018

 

 

Clubgodoycruz.com – Mantan striker Timnas Prancis, David Trezeguet meyakini bahwa Paul Pogba akan tampil gemilang pada kompetisi Piala Dunia 2018. Menurut Trezeguet, Pogba merupakan pemain yang memiliki kualitas yang baik.

“Menurut saya Pogba akan membuktikan kapasitasnya. Dia memang sedang dalam posisi yang tidak menguntungkan bersama Manchester United. Namun, Pogba memiliki semua kualitas yang dibutuhkan,” ungkap Trezeguet.

“Pogba adalah pemain level atas dan akan menunjukkan kekuatannya. Kita berbicara mengenai pemain yang akan tampil impresif saat ini, dan juga pada masa depan di timnas Prancis,” Trezeguet menambahkan.

Eks pemain Juventus itu sedang menjadi sorotan, lantaran mengalami kesulitan untuk bermain konsisten pada musim 2017-2018. Keadaan negatif tersebut menyebabkan dirinya mulai kehilangan posisi pada lini tengah Manchester United.

Walaupun bermain dengan tidak sesuai harapan, Paul Pogba masih memperoleh panggilan untuk menguatkan Timnas Prancis. Paul Pogba masuk pada skuad Les Bleus yang akan melakukan dua pertandingan uji coba melawan Kolombia (23/3/2018), dan Rusia (27/3/2018).

Keinginan Terbesar Nigeria Pada Piala Dunia 2018

 

 

Clubgodoycruz.com – Trofi Piala Dunia sedang dikirim untuk menjelajahi 10 negara di Afrika, salah satunya yakni Nigeria. Trofi tersebut berhenti di agos, Nigeria, pada Jumat (9/3/2018).

Kedatangan trofi tersebut memotivasi harapan tim negara di Afrika menjelang Piala Dunia 2018 nanti. Tetapi, berapa besar peluang tim dari Afrika untuk menjadi juara pada Piala Dunia 2018 nanti?

“Itu semua meliputi semua hal, tim-tim siap secara fisik dan mental. Kesejahteraan mereka harus dijaga suipaya bisa turun ke lapangan dan memenangi pertandingan,” ungkap fan sepak bola asal Nigeria, Edward Adewunmi, seperti melansir dari BBC.

“Ketika kami mendapatkan poin stabilitas dan semua direncanakan dengan layak, maka mungkin kami bisa melihat tim asal Afrika menjuarai Piala Dunia. Saya rasa ini (menyentuh trofi) adalah jarak terdekat kami dengan trofi. Saya tak yakin ada negara di Afrika yang bisa juara di Rusia,” tambahnya.

Super Eagles, julukan Nigeria akan membukukan permainannya yang keenam dalam ajang Piala Dunia. Mereka mengunjak babak 16 besar pada tahun 1994, 1998, dan 2014 namun terdepak pada penyisihan grup 2002 dan 2010.

Eks pemain timnas Nigeria, Femi Opabunmi mengharapkan datangnya trofi tersebut dapay memacu semangat para pemain menjelang ajang Piala Dunia 2018 di Rusia.

“Melihat trofi tersebut di sini adalah motivasi besar untuk meyakini bahwa secepatnya Nigeria dapat memenanginya,” ungkap Opabunmi.

“Senegal kuat, Nigeria bagus, dan Mesir juga dapat mengejutkan dunia. Kami punya skuat muda dan kadang ini bukan soal pengalaman, tapi teknik dan kekuatan yang membawa menuju kesuksesan,” Opabunmi menambahkan.