Gennaro Gattuso Samakan Coppa Italia Dengan Piala Dunia

 

 

 

Clubgodoycruz.com – Manajer AC Milan, Gennaro Gattuso menyamakan kompetisi Coppa Italia layaknya Piala Dunia. Oleh karena itu, dirinya meminta kepada para pemainnya untuk memperoleh kemenangan dari Juventus.

Pada hari Rabu (9/5/2018) atau Kamis (10/5/2018) dini hari WIB AC Milan akan berkontra melawan Juventus pada pertandingan puncak di Stadio Olimpico.

Ajang Coppa Italia adalah kesempatan terakhir bagi AC Milan memperoleh prestasi pada musim 2017/2018. AC Milan tidak berhasil menggapai target masuk empat besar Serie A dengan hanya menduduki posisi keenam pada klasemen sementara.

I Rossoneri juga dikalahkan oleh Arsenal ketika pertandingan perdelapan final Liga Europa dengan agregat 1-5.

“Bagi kami, Coppa Italia adalah Piala Dunia. Saya tidak perlu memotivasi pemain untuk pertandingan nanti,” ungkap Gattuso.

Gattuso mengatakan AC Milan tidak menjadi unggulan pada pertandingan nanti. Dia mengatakan kedudukan Juventus sebagai juara Italia selama tujuh tahun terakhir. Juventus juga memasuki dua final Liga Champions pada empat tahun kebelakang.

“Tidak perlu diragukan, Juventus punya karakter juara. Tapi kami mesti mencoba. Jika dapat mengatasi rintangan ini, saya yakin kami bakal sukses di masa depan,” ujar Gattuso.

Juventus juga dicatat sebagai penguasa terbanyak Coppa Italia dengan memperoleh 12 gelar, mereka menguasai tiga kompetisi terakhir. Sedangkan AC Milan baru lima kali memenangkan juara. Kesuksesannya terakhir digapai pada tahun 2003 lalu.

Penyerang AC Milan Hendak Bikin Pelatihnya Pusing

 

 

 

Clubgodoycruz.com – Striker AC Milan, Fabio Borini mengatakan hendak membuat manajer Gennaro Gattuso pusing tujuh keliling untuk memutuskan opsi pada lini depannya.

Borini unjuk gigi sebagai pahlawan AC Milan ketika memenangkan pertandingan melawan Ludogorets dengan skor 1-0 pada pertandingan leg kedua 32 besar Liga Europa di San Siro. Pemain berusia 26 tahun ini membukukan satu-satunya gol untuk pertandingan tersebut pada menit ke-21.

Usai pertandingan, pemain asal Italia ini merasa senang dengan gol yang diciptakannya. Fabio Borini menilai gol yang dicetaknya menyebabkan AC Milan tampil lebih percaya diri.

“Kami tahu Ludogorets bakal memulai pertandingan dengan kuat. Penting untuk tidak kebobolan. Setelah mencetak gol, kami menjadi lebih percaya diri,” kata Borini, seperti melansir dari Sky Sport Italia.

“Saya akan memberikan kemampuan terbaik sehingga pelatih kesulitan untuk membuat keputusan tidak memainkan saya. Setelah itu, kita lihat apa yang akan terjadi,” imbuhnya.

Stiker asal Italia itu berhimpun bersama AC Milan menjadi pemain pinjaman dari Sunderland. Borini telah mengoleksi empat gol serta tujuh assist bagi I Rossoneri dari total 31 pertandingan dalam beragam ajang.

Spalletti Kecewa Milan kehilangan Semangat Bertanding

 

 

 

Clubgodoycruz.com – Pelatih Inter Milan, Luciano Spalletti mengatakan anak asuhnya kehilangan semangat bermain ketika bermain imbang melawan Fiorentina. Inter Milan ditahan imbang dengan skor 1-1 oleh La Viola.

Awalnya Inter Milan lebih unggul dengan jebolnya gawang oleh Mauro Icardi pada menit ke-55. Tetapi, pada akhir pertandingan, Fiorentina mencetak gol untuk menyamakan kedudukan oleh Giovanni Simeone.

Pada pertandingan tersebut, Spalletti menganggap anak-anak didiknya terlalu mudah kehilangan bola. Spalletti merasa tidak dapat mempertahankan keunggulan.

“Begitu pun kami tetap bisa memimpin di awal. Walaupun Fiorentina layak menyamakan kedudukan, kami setidaknya punya peluang membuat skor menjadi 2-0. Sayangnya kami tidak mengambil kesempatan itu,” ungkap Spalletti.

Tetapi, Spalletti marah saat menyinggung keputusan mengenai digesernya bek kiri Davide Santon ke lini tengah. Hal tersebut dilakukan untuk mengganti posisi Andrea Ranocchia dan merumputkan Yuto Nagatomo.

“Saya sudah tak tahan. Saya tak tahu lagi mau bilang apa. Kenapa Anda tidak pergi saja ke ruang ganti dan bilang langsung ke mereka (pemain) kalau mereka bermain buruk? Saya sudah menjalankan tugas saya,” kata Spalletti.

“Kesulitan itu pasti ada. Sudah jelas terlihat bahwa kami kehilangan bek tengah. Apa Anda menginginkan hadiah, karena bisa menghitung jumlah pemain dalam skuat kami? Bahkan ibu saya di rumah yang sudah berusia 80 tahun sekalipun tahu kalau kami kehilangan bek tengah,” ungkapnya.

Spalletti merasa pertanyaan yang ditanyakan padanya hanya mengenai kekurangan pemain pada tim Inter Milan. Spalletti tidak ingin hal tersebut menjadi alasan timnya bermain dengan buruk.

“Anda sudah menanyakan saya hal yang sama sejak awal musim. Dan saya sudah menjawab yang sama sebanyak 750 kali, tapi Anda tetap saja menanyakan itu,” ungkap Spalletti.

Pablo Zabaleta: Saya Suka Mendengarkan Music Rock

Clubgodoycruz.com – Pemain belakang Timnas Argentina yang kini bermain di Liga Inggris bersama The Citizen, mengiyakan bahwa dirinya merupakan fans dari Queen dan Oasis Band Rock asal Inggris.

Inggris yang memiliki julukan The Black Country ini memang negara yang berpengaruh, terutama di bidang musiknya. di mata musik dunia karya yang di hasilkan negara Inggris sangat mendominasi Era, di mulai dari The Beatles, Rolling Stones, Oasis, Coldplay, dan bentukan anyar Arctic Monkeys.

Karya musik asal inggris ini memang enak untuk di dengar, tak terkecuali Pablo Zabaleta. Dirinya mengaku sebagai salah satu penikmat musik asal inggris.

“Oasis sangat terkenal di Argentina, mereka beberapa kali menggelar konser di sana. Banyak musisi hebat asal Inggris, namun grup musik favorit saya adalah Queen. Saya mengagumi Freddie Mercury dan Brian May sejak masih kecil,” ucap Zabaleta seperti dilansir FourFourTwo

“Selain itu, saya juga menyukai AC/DC dan The Rolling Stones. Beberapa tahun lalu, saya sempat menonton konser mereka dan beruntung berjumpa dengan para personelnya,” terus Zabaleta.

Hal itu di benarkan oleh Liam dan Noel Gallagher yang juga penggemar tim yang di bela oleh Zabaleta, tak hanya sebatas penggemar dan fans, kedekatan mereka di akui oleh kedua pihak.

“Saya sering berjumpa Noel Gallagher di ruang ganti Manchester City dan Liam Gallagher bergabung dengan kami saat merayakan gelar Premier League 2011-2012. Saya senang memiliki dua bintang rock yang mendukung Manchester City,” tutur Zabaleta.

Raih Coppa Italia, Allegri Isyaratkan Belum Cukup

Clubgodoycruz.com – Juventus raih gelar ke-12 di kompetisi Coppa italia saat berhasil menumbangkan Lazio. Namun, menurut Massimiliano Allegri gelar ini tak boleh membuat anak-anak asuhannya puas dan senang. masih ada gelar Serie A yang harus Tim yang berjuluk Nyonya Tua dapatkan.

Juventus sendiri telah mengngungguli lawan lawannya di Liga Italia dengan mengoleksi 12 trofi. hal ini membuat Juventus semakin kokoh sebagai juara bertahan.

“Kami harus memuji para pemain setelah apa yang mereka lakukan pada pertandingan hari ini. Padababak pertama, kami bermain luar biasa. Namun, Lazio juga pantas mendapat pujian atas keseluruhan performa mereka di Coppa Italia musim ini,” ujar Allegri.

“Akan tetapi, Juventus sempat menunjukkan performa buruk ketika kalah 1-3 dari AS Roma. Sekarang, kami memiliki pertandingan penting melawan Crotone untuk mengunci gelar Serie A,” ucap Allegri.

Pekan ke-37 Serie A anak-anak asuahan Allegri harus berjumpa dengan tim besutan Davide Nicola yaitu Crotone, tak butuh kemenangan banyak, hasil kacamata saja sudah cukup mengantarkan untuk juara Laga tersebut.