Michael Carrick Minta Pogba Contoh Penampilan Frank Lampard

 

 

Clubgodoycruz.com – Gelandang unggulan tim Manchester United, Paul Pogba menjelaskan saran dari temannya Michael Carrick. Gelandang berusia 36 tahun tersebut meminta kepada Pogba untuk mencontoh peran pemain legendaris Chelsea, Frank Lampard.

Setelah bermain dengan tidak konsisten dan disampingkan oleh pelatih Jose Mourinho, Pogba kembali menampilkan performa terbaiknya dan kembali menjadi pemain unggulan di lini tengah Setan Merah.

“Ia (Carrick) memberitahu saya tentang berlari tanpa bola bisa membuat perbedaan dalam pertandingan. Saya menyebutnya ‘laju Lampard’, berlari, masuk ke kotak penalti dan itu sangat membantu,” ungkap Paul Pogba.

“Michael punya pengalaman, ia selalu berbicara pada saya sejak saya tiba tahun lalu dan membantu saya soal posisi dan semuanya,” Pogba menambahkan.

“Hal itu terjadi secara natural dalam latihan. Jika ia melihat sesuatu yang saya bisa membuatnya lebih baik ia datang dan memberitahu saya,” terangnya.

Paul Pogba telah sukses membawa Manchester United untuk meluncur di partai final Piala FA untuk melawan Chelsea. Pertandingan tersebut akan dilangsungkan pada tanggal 19 Mei 2018 nanti di Wembley.

Mourinho Puas dengan Performa Anak Asuhnya

 

 

Clubgodoycruz.com – Pelatih Manchester United, Jose Mourinho mengatakan merasa puas atas performa Manchester United pada musim ini. Menurut Mourinho, Manchester United sudah menunjukan mempunyai mental juara.

Mourinho berhasil memenangkan trofi Piala Liga Inggris dan Liga Europa pada musim pertamanya di Manchester United. Perolehan kemenangan tersebut menjadikan pelatih Manchester United pertama yang langsung mendapatkan gelar pada musim debut.

Sehingga Mourinho merasa yakin bisa mengembalikan masa kejayaan Manchester United. Menurutnya, David de Gea dan teman-teman tidak siap menang sebelum kehadirannya.

“Saya tahu klub ini sebelum datang ke sini. Saya tahu ketika menangani klub yang siap untuk menang dan tinggal memberi sentuhan akhir. Semuanya sudah siap,” ungkap Mourinho.

“Meski begitu, hal tersebut tidak terjadi di Manchester United. Semua orang di sini menyadari itu Saya selalu melakukan sesuatu yang baru sehingga tidak terkejut ketika tiba di sini,” imbuhnya.

Jose Mourinho menjadi pelatih Manchester United semenjak musim 2016-2017. Sepanjang periode tersebut, Mourinho memberikan masing-masing satu gelat Piala Liga Inggris, Community Shield, serta Liga Europa.

Janne Andersson Ungkap Kesempatan Ibrahimovic di Piala Dunia 2018

 

 

Clubgodoycruz.com – Pelatih tim nasional Swedia, Janne Andersson membicarakan mengenai kesempatan Zlatan Ibrahimovic untuk bermain pada putaran final Piala Dunia 2018. Andersson mengungkapkan pemain berusia 36 tahun itu belum menghubunginya terkait hal tersebut.

Ibrahimovic sebelumnya memang telah memutuskan untuk pensiun dari kompetisi level internasional setelah ajang Piala Eropa 2016 lalu. Tetapi, Ibrahimovic mengungkapkan pada sebuah acara televisi bahwa dirinya menginginkan untuk membela timnas Swedia kembali.

“Ibrahimovic belum mengatakan kepada saya bila ingin bermain di Piala Dunia 2018. Jika telah membuat keputusan, dia bisa menghubungi saya dan membicarakan soal itu,” ungkap Andersson.

“Pada akhirnya, saya adalah pelatih dan pembuat keputusan akhir. Saat ini, saya lebih memikirkan hal lain ketimbang soal keinginan Ibrahimovic,” imbuh Andersson.

Swedia berhasil lolos pada putaran final Piala Dunia 2018 setelah menyisihkan Italia pada play-off zona Eropa. Sepanjang kualifikasi dan play-off, Swedia sama sekali tidak diperkuat oleh Ibrahimovic yang saat ini mengenakan seragam Los Angeles Galaxy.

Dugarry Geram Neymar Tak Hadiri Selebrasi Juara PSG

 

 

Clubgodoycruz.com – Mantan penyerang Timnas Prancis, Christophe Dugarry sangat marah dengan perilaku yang diperlihatkan Neymar ketika Paris Saint-Germain (PSG) memastikan gelar juara Ligue 1. Dugarry tidak mengetahui alasan Neymar tidak mengadiri selebrasi juara PSG.

PSG memperoleh gelar juara Ligue 1 dengan fantastis. Mereka mengalahkan juara musim lalu AS Roma dengan perolehan telak dengan skor 7-1.

Neymar tidak menghadiri selebrasi kejuaraan. Pemain bintang PSG itu lebih memilih memulihkan keadaannya di Brasil.

“Bagaimana bisa Neymar tak ada di sana dengan rekan-rekannya saat merayakan gelar juara?” ungkap Dugarry.

“PSG sudah menjadikan dia panutan dan dia tak muncul sama sekali untuk merayakan kemenangan?” ungkapnya.

Neymar telah absen dalam jangka waktu yang cukup lama dari PSG. Dia harus absen lantaran mengalami cedera saat PSG menghadapi Marseille di lanjutan Ligue 1.

Dugarry mengatakan merasa kesulitan memahami pemikiran Neymar. Walaupun mengupload foto PSG juara, tetapi Dugarry menganggap hal tersebut tidaklah cukup.

“Bagaimana bisa PSG menerima hal seperti itu? Bagaimana Neymar bisa menatap rekan-rekannya jika bersikap seperti itu?” katanya.

“Dia sedang meludahi PSG. Saya pikir itu kurang ajar. Jika dia ada di Barcelona, dia akan datang. Jika saya ada di PSG, saya akan marah besar,” tuturnya.

Tindakan Neymar yang dinilai kurang menghormati PSG dikatakan menjadi salah satu alasan PSG sering gagal masuk kompetisi Eropa. Dia mengatakan sangat tidak mendukung sikap Neymar tersebut.

“Saya tak tahan melihat pemain-pemain yang hanya mengkhawatirkan diri sendiri, soalnya sepak bola itu permainan kolektif,” ucapnya.

“Sepak bola bukan permainan individual dan buruknya orang-orang masih berpikir PSG bisa memenangkan gelar Liga Champions dengan sikap seperti itu,” pungkasnya.

Target AS Roma Masuk Final Liga Champions

 

 

Clubgodoycruz.com – Skuat dari Italia, AS Roma diagendakan akan bertanding dengan salah satu skuat raksasa Inggris, yakni Liverpool pada pertandingan babak semi-final Liga Champions nanti. Walaupun tidak difavoritkan, tetapi eks pelatih Sassuolo tetap yakin dapat mengantarkan AS Roma hingga final.

Beberapa waktu sebelumnya, Giallorossi berhasil mengejutkan publik setelah mengalahkan Barcelona pada pertandingan babak perempat final. Daniele De Rossi dan kawan-kawan dapat menyingkirkan tim yang diasuh Ernesto Valverde pada leg kedua dengan skor 3-0.

Disamping itu, Liverpool juga sukses masuk pada babak semi-final pasca menyingkirkan Manchester City, dengan perolehan 2-1. Perolehan tersebut menyebabkan Liverpool lebih unggul agregat 5-1.

Setelah AS Roma mengalahkan tim raksasa Spanyol, manajer AS Roma juga semakin optimistis dapat mengantarkan anak asuhnya dapat melesat lebi jauh pada kompetisi bergengsi itu. Eusebio Di Francesco juga menginginkan timnya masuk ke babak final.

“Kenapa kami tak boleh percaya bisa mencapai final? Itu adalah tujuan kami,” kata Di Francesco.

“Saya pelatihnya, jadi saya mendapatkan pujian sama seperti kritikan. Tapi saya ingin ingin melihat ke depan,” tuturnya.

Sebagai informasi, pertandingan kedua klub ini juga menjadi kesempatan reuni salah satu bintang Liverpool, Mohamed Salah. Seperti diketahui, striker asal Mesir itu pernah menghabiskan dua musim karirnya di Stadio Olimpico Roma.

Raih Gelar Juara Bundesliga, Bayern Munchen Fokus ke Liga Champions

 

 

 

Clubgodoycruz.com – Bayern Munchen telah dipastikan memperoleh gelar sebagai juara Bundesliga musim 2017/2018. Bayern menjadi sang juara setelah memenangkan pertandingan di markas Augsburg. Sabtu (7/4/2018) lalu dengan skor 4-1.

Manajer Bayern Munchen, Jupp Heynckes langsung menghimbau kepada anak asuhnya untuk lebih fokus pada pertandingan di leg kedua babak perempat final Liga Champions, Kamis (12/4) dini hari WIB. Dia juga mengimbau untuk tidak mengadakan perayaan mewah atas kesuksesannya tersebut.

Heynckes mengatakan pesta akan dilangsungkan bila Bayern Munchen dapat lanjut ke babak semifinal dengan mendepak Sevilla terlebih dulu.

“Saya tiba di hotel sekitar pukul 8.30 malam dan harus membongkar isi koper saya. Jadi, setelah menjadi juara, kami langsung ke hotel. Anda masih belum bisa menikmatinya pada periode seperti ini,” ungkap Heynckes.

“Akan menjadi sensasi yang lebih unik jika kami mampu memenangkan Liga Champions dan kami akan bekerja dengan optimal,” ujarnya.

Menurut Heynckes, gelar Bundesliga musim ini dianggapnya sangat istimewa. Pasalnya, Bayern Munchen sempat menduduki posisi yang tidak ideal saat awal musim. Keadaan tersebut menyebabkan Carlo Ancelotti harus dipecat dari posisinya sebagai pelatih, dan kemudian digantikan oleh Heynckes.

“Melihat apa yang terjadi pada bulan Oktober, memenangkan gelar adalah hal yang fantastis bagi semua yang terlibat. Kami memainkan musim yang luar biasa dan layak untuk mendapatkan pujian,” pungkasnya.

Piala Dunia 2018 Nanti, Tak Akan Ada Wasit dari Liga Inggris

FIFA akhirnya merilis daftar dari pengadil lapangan yang bakal bertugas di Piala Dunia 2018. Menariknya lagi tak terdapat satu pun wasit Liga Inggris pada perhelatan akbar itu.

Pada daftar ini, betdeal.com total terdapat 36 wasit dan 63 asisten dari 46 negara yang berbeda yang akan ditugaskan di Rusia pada musim panas yang akan datang.

Absennya wasit dari Liga Inggris tentu saja jadi sorotan. Terlebih lagi Liga Inggris selalu mengklaim jika kompetisi terbaik di dunia.

Dan lebih jauh lagi, di Piala Dunia 2018 nanti tak bakal terdapat wasit yang berasal dari Britania Raya. Ini jadi Piala Dunia pertama tanpa adanya kedatangan ofisial asal Britania Raya sejak 1938 atau 80 tahun silam.

Sebenarnya Mark Clatterburg sempat masuk kedalam kandidat wasit Piala Dunia 2018. Tapi keputusan Clatterburg untuk dapat meninggalkan Premier League & bekerja di Arab Saudi membuat posisinya lenyap.

Federasi sepakbola Inggris FA juga sempat mengajukan permintaan untuk dapat mengganti Clatterburg dengan wasit lain, namun permintaan ini langsung ditolak oleh FIFA.

Guardiola Yakin Kesempatan Manchester City ke Babak Semifinal

 

 

 

Clubgodoycruz.com – Pelatih Manchester City, Pep Guardiola merasa bila kesempatan Manchester City untuk masuk ke babak semifinal Liga Champions masih terbuka mekipun mengalami kekalahan atas Liverpool 0-3 pada pertandingan leg pertama babak perempat final. Guardiola optimistis anak didiknya akan memberi tangggapan positif pada pertandingan kedua mereka di Etihad Stadium.

Manchester City bermain lebih dominan pada pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions di Stadion Anfield, Rabu (4/4/2018). Manchester City membukukan 62 persen menguasai bola sementara Liverpool hanya menguasai 38 persen.

Walaupun menguasai pertandingan, Man City tidak dapat membungkam laju The Reds dan akhirnya menelan kekalahan 0-3. Ketiga gol yang diperoleh The Reds dicetak oleh Mohamed Salah (12′), Alex Oxlade-Chamberlain (21′), serta Sadio Mane (31′).

Kekalahan ini akan menyebabkan langkah The Citizens untuk berhasil ke semifinal tidak mudah. lantaran tiket ke babak semifinal akan mereka peroleh bila dapat memenangkan pertandingan dengan selisih empat gol melawan Liverpool di Stadion Etihad, 10 April 2018 mendatang.

“Saya percaya penuh pada tim saya. Mereka telah menunjukkan banyak hal bagus pada musim ini,” ungkap Guardiola.

“Manchester City punya waktu 90 menit lagi dan kami akan mencobanya (lolos ke semifinal). Manchester United akan datang ke Stadion Etihad, maka kami memiliki tiga hari untuk mempersiapkannya.” dia menambahkan.

Miliki Lionel Messi, Atletico Ragu Bisa Salip Barcelona

 

 

Clubgodoycruz.com – Pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone merasa ragu bahwa skuatnya dapat menyalip Barcelona pada perburuan sebagai juara Liga Spanyol musim ini, karena Barcelona mempunyai pemain sekelas Lionel Messi.

“Messi adalah faktor kuncinya,” ungkap Simeone.

Barca sekarang ini tengah memburu gelar juara Liga Spanyol dan bersaing dengan Atletico. Tetapi, dengan selisih 11 poin dari Atletico menyebabkan Barcelona lebih diunggulkan menjadi juara.

Terlebih, Barca memiliki seorang Messi yang dapat merubah jalannya pertandingan. Hal tersebut ditunjukannya ketika membantu Barcelona menghindari kegagalan saat melawan Sevilla.

Sevilla sebelumnya lebih unggul 2 poin sebelum Messi masuk untuk menjadi pemain pengganti dan menjadi pencetak gol untuk menyeimbangkan kedudukan. Dan akhirnya pertandingan tersebut diakhiri dengan skor 2-2.

“Tanpa Messi, Sevilla bisa menang 2-0. Dengan Messi di lapangan, Barcelona menang 2-0, meskipun skor pada akhirnya 2-2,” ungkap Simeone.

Simeone mengatakan Atletico sendiri memiliki target untuk bermain lebih baik dari musim sebelumnya. Sampai saat ini, performa Atletico cukup baik dengan menempati peringkat kedua.

Tetapi, Liga Spanyol masih memiliki sisa sebanyak delapan pertandingan. Atletico mengoleksi sebanyak 67 poin dan masih dapat disalip oleh Real Madrid yang menduduki peringkat ketiga dengan 63 poin.

“Kami punya perjuangan penting di Liga. Kami ingin lebih baik daripada musim lalu,” tuturnya.