Tanpa Benzema Timnas Prancis Lebih Nyaman


Clubgodoycruz.com – Karim Benzema yang kini berseragam Real Madrid kembali tidak di ikutsertakan di ajang Piala Dunia, menurut pelatih yang menangani Timnas Prancis,  Prancis lebih Harmonis tanpa Benzema.

Bukan tanpa sebab Didier Deschamps tidak mencatat nama Karim Benzema di Skuad Timnas Prancis, pasalnya performa pemain ini sedang menurun dan ada masalah seksual yang menjeratnya.

“Saya memiliki kelompok yang mengutamakan harmonisasi tim. Saya percaya pemain akan menjawabnya di lapangan, saya memasukkan pemain muda karena menilai mereka punya potensi besar,” ucap Deschamps saat disinggung tentang Benzema.

Mendengar kabar tersebut Benzema menilai ada pihak yang tidak senang dengan karirnya yang meninggkat. sebelum itu benzema juga merasa tidak puas dengan pilihan yang di ambil Deschamps yang tidak mengikutsertakan dirinya di Timnas.

“Orang lain yang mengatakan bahwa saya bisa dipanggil kembali, bukan Deschamps. Jika pelatih mengatakan kepada saya bahwa ini hanya karena alasan sepak bola, baiklah, saya akan terus bekerja,” tutur Benzema kepada harian olah raga L’Equipe.

“Saya meminta pelatih menjelaskan ini. Penjelasan bisa hanya dua menit, ini tidak rumit. Tapi, saya masih dalam masa pembuang pelatih, dan pelatih tahu ini.”

Salam Perpisahan Ala John Terry

Clubgodoycruz.com – Pemain yang kini telah berusia 36 tahun, usia yang tidak muda lagi bagi pemain sepak bola, John Terry memiliki caranya tersendiri untuk ucapkan perpisahan dengan Chealsea. saat The Blues menjalani laga kontra Sunderland, dirinya di gantikan di menit ke-26.

Terry yang telah mengisyaratkan dirinya bakal hengkang dari Chealsea, di mainkan sebagai stater oleh Antonio Conte di laga melawan Sunderland. Namun, dirinya harus di gantikan di pertengahan babak pertama oleh Garry Cahill. ada hal yang istimewa saat John Terry meninggalkan lapangan, iya dia mendapat salam perpisahan yang tak akan terlupakan, dirinya mendapat sambutan yang meriah dari para penonton dan juga rekan-rekan setimnya.

Momen yang mengharukan itu sangat terasa di antra pemain dan penonton, tak terkecuali John Terry sendiri. dirinya terlihat beberapa kali meneteskan air mata dan sesekali mengusap air mata yang menetes.

Antonio Conte sendiri mengakui dirinya mengganti John Terry pada menit 26, bukan tanpa alasan. pasalnya Terry sendiri yang menghendaki dirinya di gantikan pada menit ke-26.

“Saya bernegosiasi dengan manajer untuk bermain selama 26 menit dan kemudian keluar dari lapangan,” ucap Terry kepada Sky Sports.

“Ini merupakan bentuk kompromi yang dilakukan di antara kami berdua,” Terry menambahkan.

Sunderland yang kala itu juga sebagai saksi atas momen yang mengharukan itu, menurut David Moyes selaku pelatih Sunderland dirinya setuju memberi perpisahan yang terhormat kepada John Terry.

“Kami tahu momen itu datang dan kami setuju untuk membuang bola keluar dari lapangan,” ujar mantan manajer Manchester United itu.

John Terry yang telah berseragam Chealsea selama 22 tahun, telah banyak membantu The Blus dalam berbagai kompetisi, terhitung selama 717 penampilannya bersama Chealsea sudah 15 belas gelar yang di dapatkan.

Boaz Menuai Banyak Pujian

Clubgodoycruz.com – Pemain andalan Timnas Indonesia dan pemain pengalaman yang di miliki negeri Mutiara Hitam ini memang selalu menampilkan penampilan yang apik, dan tak kalah dari para pemain muda, Figur Boaz Salossa ini memang pantas di sebut sebagai Tua-tua keladi, makin tua makin menjadi.

Keganasan pemain yang kini sudah berkepala 3 ini memang tak pernal hilang dirinya masih sangat berbahaya di lini depan Persipura. tercatat di musim ini, dirinya telah mengoleksi 4 gol dari 6 pertandungan yang di jalai tim Mutiara Hitam.

Berdasar Catatan yang konsisten itu, Boaz mendapat berbagai macam sanjungan dari berbagai kalangan, tak terkecuali sang pelatih. dirinya pantas di sebut sebagai Legenda dan contoh para generasi muda di bidang sepak bola.

“Saya hanya selalu katakan kepadanya untuk selalu bisa cetak gol. Dia (Boaz) punya kelas istimewa. Jadi, akan kami kondisikan dia agar selalu fit dalam setiap pertandingan, demi menjaga produktivitasnya,” ucap Liestiadi saat dihubungi, Jumat (19/5/2017).

Liestiadi sendiri juga tak pernah lupa untuk mengingatkan para generasi muda persipura, untuk mengikuti jejak positif Boaz di bidang sepak bola. karena kalau bukan generasi muda siapa lagi yang akan menggantikan stiker tajam seperti Boaz Salossa.

“Kami sudah trial dalam latihan-latihan. Kami kondisikan anak-anak untuk selalu fokus. Juga ada kolaborasi, transfer ilmu di antara mereka, seperti antara Boaz dan Marianus (Wanemar) dan Osvaldo (Ardiles Haay). Itu yang terus kami munculkan dalam setiap latihan,” ucap dia.

“Sejauh ini progress berjalan bagus, baik Marianus maupun Osvaldo terus menunjukkan kemajuan signifikan,. Hanya, mereka berdua tidak boleh puas dengan apa yang sudah didapatkan,” ujar Liestiadi.

Pemain muda Persipura sendiri sedikit demi sedikit menunjukan taringnya di Liga 1, sebut saja Marianus yang sudah mencetak 1 gol di 5 laga yang di jalaninya, dan osvaldo yang masih belum mencatatatkan namanya di papan topskor dari 4 kali dia ditunkan.

Sergio Van Dijk Siap Main Hadapi Borneo

Clubgodoycruz.com – Laga Persib Bandung kontra Borneo Fc, yang akan berlagsung di St. Gelora Bandung Lautan Api. akan jadi Laga Debut bagi pemain asal netherland, Sergio van Dijk. Hal ini di benarkan oleh sang pelatih Djajang Nurdjaman. Namun sang pelatih belum membocorkan menit kebara Sergio turun lapangan.

“Dari pantauan official training kemarin dia sudah menujukkan bahwa dia siap. Dia akan menjadi debutnya. Tapi saya belum bisa memastikan berapa menit dia akan berada di lapangan,” tutur Djadjang seperti dikutip dari situs resmi Persib.

Berdasarkan aturan baru yang FIFA berikan di Liga 1 Indonesia, tentang kewajiban regulasi pemain muda dan aturan pergantian pemain 3+2, 3 kali pergantian pemain senior dan 2 kali pergantian pemain yang mudah mengalami cidera. membuat Djanur masih mempertimbangkan Sergio van Djik dengan aturan baru tersebut.

“Artinya saya harus memasang pemain yang memang siap bermain dua babak, butuh improvisasi. Jadi untuk Sergio lihat besok seperti apa,” tegasnya.

Pelatih yang biasa di panggil Djanur ini menaruh harapan besar terhadap Sergio van Djik, semoga top skor musim lalu ini bisa membawa tren positif di lini depan dan memberi pengaruh yang baik di tim.

Pablo Zabaleta: Saya Suka Mendengarkan Music Rock

Clubgodoycruz.com – Pemain belakang Timnas Argentina yang kini bermain di Liga Inggris bersama The Citizen, mengiyakan bahwa dirinya merupakan fans dari Queen dan Oasis Band Rock asal Inggris.

Inggris yang memiliki julukan The Black Country ini memang negara yang berpengaruh, terutama di bidang musiknya. di mata musik dunia karya yang di hasilkan negara Inggris sangat mendominasi Era, di mulai dari The Beatles, Rolling Stones, Oasis, Coldplay, dan bentukan anyar Arctic Monkeys.

Karya musik asal inggris ini memang enak untuk di dengar, tak terkecuali Pablo Zabaleta. Dirinya mengaku sebagai salah satu penikmat musik asal inggris.

“Oasis sangat terkenal di Argentina, mereka beberapa kali menggelar konser di sana. Banyak musisi hebat asal Inggris, namun grup musik favorit saya adalah Queen. Saya mengagumi Freddie Mercury dan Brian May sejak masih kecil,” ucap Zabaleta seperti dilansir FourFourTwo

“Selain itu, saya juga menyukai AC/DC dan The Rolling Stones. Beberapa tahun lalu, saya sempat menonton konser mereka dan beruntung berjumpa dengan para personelnya,” terus Zabaleta.

Hal itu di benarkan oleh Liam dan Noel Gallagher yang juga penggemar tim yang di bela oleh Zabaleta, tak hanya sebatas penggemar dan fans, kedekatan mereka di akui oleh kedua pihak.

“Saya sering berjumpa Noel Gallagher di ruang ganti Manchester City dan Liam Gallagher bergabung dengan kami saat merayakan gelar Premier League 2011-2012. Saya senang memiliki dua bintang rock yang mendukung Manchester City,” tutur Zabaleta.